MUDIK ALA ABDI

Suasana Arus mudik 2009 di pelabuhan Merak tanggal 18/09 jam 10.00wib. Saya dan teman-teman yang lain menunggu antrian dari jam 03.00 dini hari.Gambar ini diambil setelah saya berada dikapal.Hari itu merupakan puncak kepadatan pelabuhan merak menurut Dinas perhubungan setempat.

Ruangan kapal disesaki mobil dan para penumpang. Waktu menunjukkan 11.00 wib, terik matahari membuat kami mencari tempat berteduh diatas dek kapal. Angin sepoi-sepoi yang berhembus mengurangi sedikit letih dan lelah yang menghinggapi badan. Kami berfoto untuk mengabadikan “Pulang Basamo” kami.

Keramaian serta kepadatan kapal yang disesaki penumpang dan kendaraan serta bau menyengat dari asap kendaraan, tidak menghalangi niat kami untuk mengabadikan foto-foto pulang basamo kami. Pemandangan selat sunda yang tenang merupakan sebuah anugrah yang yang tiada tara.

Salah satu peringatan yang ada di kapal, namun jarang diindahkan oleh pengguna jasa. Itulah Indonesia,”peraturan dibuat untuk dilanggar”. Terlihat masih banyak penumpang yang beristirahat didalam kendaraannya. Ini sangat berbahaya, apabila terjadi kecelakaan atau bencana, penumpang akan susah untuk menyelamatkan dirinya.

Salah satu transportasi yang menjembatani antara pulau jawa dan sumatera, Kapal Roro. Walaupun jelek begini, hehe..kapal ini mampu mengangkut sekitar 200 kendaraan dan 750 penumpang. Perjalanan ditempuh dengan kapal ini sekitar 2 jam. Apabila puncak arus mudik, menjadi 3 jam.
____________________________________________________________________________________________
KAMPUNG HALAMAN ADI

Keramaian ini terjadi di lapangan merdeka pusat kota pangkalpinang. disini kebetulan lagi ada acara gladi resik untuk acara festival band di malam harinya.meskipun baru acara gladi resik tapi penonton yang datang sudah banyak dan nontonnya diatas kendaraan sendiri.

Pantai ini merupakan salah satu keindahan kampung halamanku. selain pasir pantainya putih juga terdapat banyak bebatuan besar dan juga terdapat bukit yang masih utuh atau belum gundul yang terlihat seperti pada foto ini.

wah ini juga pemandangannya kurang lebih sama seperti foto sebelumnya dimana terdapat bukit, batu-batu besar, hamparan pasir putih ditambah dengan perahu nelayan dan patung pahlawan super tapi lupa lagi pahlawan supernya apa.he..he..

Pantainya sih masih sama seperti sebelumnya,cuma pemandangannya beda. disini yang bisa dilihat yaitu lautan yang luas berwarna hijau, langit biru yang indah dan hempasan ombaknya terus juga anginnya kencang banget.

Meskipun foto ini backgroundnya biasa aja tetapi fotonya gak kalah bagus dengan yang lain,mungkin ini disebabkan karena kehadiran seseorang dalam foto tersebut.beberapa foto ini diambil di pantai tanjung pesona salah satu objek wisata terbaik di bangka.
____________________________________________________________________________________________
SEPUPUNYA DELLA

Foto ini diambil saat lebaran, ini adalah sepupu saya namanya Zahran. Umurnya baru satu tahun setengah. Foto ini dilakukan setelah kami berziarah ke kuburan setelah itu kita saling bersilahturahmi, lalu Zahran pun minta untuk difoto dan ia langsung jongkok.

Foto ini kedua sepupu saya yaitu Haifa dan Zahran. Mereka kakak beradik. Saking lelahnya silahturahmi keluarga, jadinya mereka tiduran di lantai. Lantainya bersih banget. Jadinya mereka asyik tiduran. Mereka asyik bercanda sambil tiduran, sambil ketawa-tawa.

Zahran sedang makan kerupuk mie. Sebelumnya dia makan ketupat dan rujak. Tetapi makan kerupuknya belakangan. Dia suka makan kerupuk mie itu ditambah bumbu dari ketupatnya. Hingga menghabiskan berapa buah kerupuk mie. Sampai bumbunya berlepotan di pipi. Lucu sekaliii…hihihihihi.

Lagi-lagi Zahran, sepupu saya yang satu ini emang exist banget. Liat aja gayanya. Seperti ada bunga di atas kepalanya. Anak satu ini hyperaktif banget. Setiap diajak foto pasti langsung action aja. Padahal umurnya baru satu tahun setengah.

Cewek satu ini juga gak mau kalah dengan adiknya Zahran. Nama lengkapnya yaitu Haifa Humaira Khanza. Biasa dipanggil Haifa atau cipoy. Namanya juga anak-anak seneng banget difoto. Tapi Haifa ini awalnya gak suka difoto.
____________________________________________________________________________________________
SUKA DUKANYA ALIT

Gambar ini diambil ketika saya dan teman-teman kampus berlibur ke batukaras. Tampak beberapa orang sedang bermain-main di tepi pantai, juga ada yang sampai ke tengah laut. Perjalanan ditempuh cukup jauh dan juga lama, namun layak, karena kami bersenang-senang di sana.

Ngamen bersama, gambar ini diambil ketika saya dan teman-teman main ke daerah Punclut. Malam-malam ditemani cuaca daerah bandung yang sejuk, segelas kopi panas, sebatang rokok, nyanyian dengan suara yang pas-pasan, serta obrolan malam antar lelaki. Mantabs.

Gambar ini diambil ketika salah satu saudara saya meninggal, sebelum dilakukannya proses ngaben atau yang dikenal dengan proses pembakaran mayat. Kami semua merasa kehilangan, terlebih lagi saya sendiri, karena ia merupakan adik yang paling dekat dengan saya.

Sebenarnya saya lupa apa yang sedang dilakukan, yang jelas, foto ini diambil ketika chat dengan pacar saya, lalu ia dengan isengnya mengambil foto ini tanpa sepengetahuan saya dan mengirimnya. Ckckckck.

Semakin malam sudah semakin mengantuk, jelas sekali foto ini diambil ketika saya menguap dengan lebarnya, dan pacar saya mengambil waktu yang pas untuk membidik foto. Dan jadilah hasil foto ini. Benar-benar tega.
____________________________________________________________________________________________
LINGKUNGAN SEKITAR DWI

Gotong royong membuat pekerjaan berat pun terasa ringan. Satu orang pekerja usaha foto copy mencoba menurunkan barang dari atas truk, sementara dua orang pekerja yang lainnya, sudah bersiap siaga. Sayang sekali tidak ada pekerja lainnya yang siap membantu jika dibutuhkan.

Persimpangan jalan di sekitar rumah yang merupakan perbatasan antara jalan pasir salam dengan jalan pasir jaya. Plang penunjuk buka praktek dokter tampak tertutupi oleh tingginya rumput dan pohon yang berbunga.

Sawah luas yang letaknya di sekitar perumahan dan biasa dijadikan lahan permainan sepakbola bagi warga setempat tidak lagi kering. Tampak seorang anak berada di tengah-tengah sawah sambil memegangi jaring berisi hasil tangkapannya di sawah.

Taman bunga kecil yang berada di sepanjang jalan batununggal menuju perbatasan tol buah batu. Sekilas nampak tidak jelas maksud dan tujuan adanya bunga merah diantara rumput liar dan bunga kuning kecil, namun cukup untuk membuat seseorang tertarik dan mengabadikan gambarnya.

Area di sekitar rumah yang paling sering digunakan untuk mengambil gambar diri sendiri, karena tingkat cahaya yang relatif bagus diringi dengan latar belakang taman bunga kecil yang cukup mendukung hasil gambar menjadi lebih bagus.