budaya kita milik siapa??

1

Angklung adalah salah satu jenis alat kesenian yang berasal dari Jawa Barat. irama alat musik ini dapat memikat hati siapa saja yang mendengarkannya. sehingga tentu saja alat musik ini menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.

2

Ditengah tenarnya alat musik khas Jawa Barat ini, kemudian muncullah negara tetangga yang mengclaim bahwa alat musik Angklung adalah milik kebudayaan mereka. Dengan tanpa rasa malu, “malingsia” mengatakan bahwa Angklung berasal dari negaranya.

3

Kain batik dengan corak, motif dan warnanya memiliki daya tarik tersendiri bagi setiap orang. Kain yang berasal dari Jogja ini telah menjadi warisan budaya Indonesia dari jaman dahulu kala dan telah menjadi kebanggaan Indonesia.

4

Seakan tidak puas dengan budaya yang dimiliki, negara tetangga tersebut kembali mengclaim bahwa Kain Batik Jogja adalah budaya milik mereka. “Si Malingsia” mengatakan bahwa Kain Batik Jogja merupakan kain yang asli berasal dari negara mereka.

5

Palembang adalah sebuah wilayah di Indonesia yang terkenal dengan kerajinan kainnya. Bahkan kebudayaan masyarakat sebagai pengerajin kain sudah menjadi tradisi sejak dulu kala. Kualitas kain songket palembang pun sudah terkenal sampai ke seluruh dunia

6

Di tengah terkenalnya kebudayaan palembang akan kain songketnya, nampaknya membuat iri negara tetangga. Kembali dengan tanpa rasa malu, negara tetangga itu mengklaim kebudayaan palembang sebagai kebudayaan mereka. Meskipun sudah jelas-jelas dunia mengakui bahwa songket merupakan milik palembang

7

Bali adalah sebuah pulau yang sangat terkenal sampai ke pelosok dunia. Selain memiliki pemandangan yg indah, Bali juga memiliki sejuta budaya, salah satunya adalah Tari Pendet. Jutaan touris datang ke Bali hanya untuk melihat secara langsung kebudayaan Bali.

8

Melihat ketenaran Tari Pendet tersebut membuat negara tetangga yang dijuluki malingsia ini kembali ingin memilikinya. Dengan tampang tidak berdosa dan tanpa memiliki rasa malu sedikitpun, si malingsia kembali mengklaim Tari Pendet sebagai kebudayaan asli mereka

9

Sebagai warga negara yang memiliki jiwa nasionalisme, marilah kita bersama-sama untuk bersatu mempertahankan kebudayaan kita agar tidak direbut oleh negara lain. Pertahankan budaya kita yang sudah diwariskan oleh nenek moyang kita. Budaya kita merupakan ciri Kebudayaan Indonesia

10

Bersatu padu melawan setiap pihak yang berusaha merebut kebudayaan Indonesia. Hancurkan siapa saja yang mencoba untuk merongrong kebudayaan kita. Mari kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia bukanlah Negara yang mudah untuk dianiaya. Indonesia adalah Negara yang kuat.

Ooohhh serraaammm

1

Jadwal mata kuliah “information retrieval” telah selesai, waktu menunjukkan pukul 21.30. Tampak sosok berwarna putih, seperti manusia, muncul dari salah satu koridor. Wajah, tangan serta kakinya tidak terlihat. Pelan-pelan, sosok itu berpindah tempat dari tangga menuju lantai dasar.

2

Sosok berwarna putih itu menyeret tubuhnya ke arah kelas yang lampunya masih menyala. Tampaknya masih ada yang berada di dalam kelas, mungkin beberapa mahasiswa sedang mendiskusikan masalah tugas besar “information retrieval” yang akan dibuat dengan blog site ittelkom atau wordpress.

3

Memang masih ada mahasiswa yang mendiskusikan dan berbagi pengerjaan tugas besar ‘information retrieval”. Pembagian tugas selesai, dua mahasiswi kembali sibuk dengan dirinya masing-masing, sementara dua mahasiswa lainnya masih fokus pada tugas. Keempatnya tidak menyadari keberadaan sosok putih di sudut kelas.

4

Ketika Dwi mengusulkan pembuatan blog tugas besar “information retrieval” menggunakan wordpress saja, tiba-tiba ia merasa ada seseorang yang menepuk bahu kirinya. Saat dwi menoleh, ia terkejut melihat penampakan sosok putih yang kini berada di sampingnya.

5

Serta-merta, mahasiswi berbaju pink itu beralih ke arah teman-temannya, mengagetkan mereka semua. Sosok putih itu tampak terjatuh karena mahasiswi itu mengangkat badannya dengan tiba-tiba. Yang lain pun sama terkejutnya, ekspresi mereka terlihat jelas dalam gambar ini.

6

Keempat mahasiswa sibuk menghindari sosok putih tersebut, dwi, saking ketakutannya berusaha sembunyi di belakakang tubuh Adi, yang wajahnya juga tampak ketakutan, sementara Abdi, mulutnya ternganga sambil tangannya menunjuk ke arah sosok putih itu, hanya Della yang mimik wajahnya biasa saja.

7

Rupanya ada yang ganjil pada sosok putih tersebut, semakin diteliti lebih lanjut, ternyata ada yang mengganjal dibawah telapak kakinya. Sebuah paku masih menancap pada kaki sosok putih itu, dengan wajah memelas, ia menunjukkan telapak kakinya yang sakit pada keempat mahasiswa.

8

Masih takut-takut sekaligus merasa iba pada sosok putih itu, walaupun bentuk tubuhnya lebih kecil dari Abdi, namun Adi memberanikan dirinya untuk menolong dan berusaha mencabut paku tersebut. Paku berhasil dicabut, darah pun menetes, disertai wajah sosok putih yang meringis kesakitan.

9

Setelah paku dicabut, sosok putih itu dapat berdiri kembali. Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih dan bersalaman dengan Adi, yang masih ketakutan. Sosok putih itu memperkenalkan dirinya, bernama Alit, namun tampaknya mereka tidak peduli, inginnya ia cepat pergi saja.

10

Akhirnya, sosok putih bernama Alit itu melangkah keluar kelas sambil tertunduk, tampaknya melihat ke arah kakinya yang kini telah dapat berjalan kembali. Keempat mahasiswa pun menyadari, tolong menolong dan kerjasama yang baik dapat terjalin dengan siapa saja dan dimana saja.

Campur-campur ala amnessia

MUDIK ALA ABDI

113078009_1

Suasana Arus mudik 2009 di pelabuhan Merak tanggal 18/09 jam 10.00wib. Saya dan teman-teman yang lain menunggu antrian dari jam 03.00 dini hari.Gambar ini diambil setelah saya berada dikapal.Hari itu merupakan puncak kepadatan pelabuhan merak menurut Dinas perhubungan setempat.

113078009_2

Ruangan kapal disesaki mobil dan para penumpang. Waktu menunjukkan 11.00 wib, terik matahari membuat kami mencari tempat berteduh diatas dek kapal. Angin sepoi-sepoi yang berhembus mengurangi sedikit letih dan lelah yang menghinggapi badan. Kami berfoto untuk mengabadikan “Pulang Basamo” kami.

113078009_3

Keramaian serta kepadatan kapal yang disesaki penumpang dan kendaraan serta bau menyengat dari asap kendaraan, tidak menghalangi niat kami untuk mengabadikan foto-foto pulang basamo kami. Pemandangan selat sunda yang tenang merupakan sebuah anugrah yang yang tiada tara.

113078009_4

Salah satu peringatan yang ada di kapal, namun jarang diindahkan oleh pengguna jasa. Itulah Indonesia,”peraturan dibuat untuk dilanggar”. Terlihat masih banyak penumpang yang beristirahat didalam kendaraannya. Ini sangat berbahaya, apabila terjadi kecelakaan atau bencana, penumpang akan susah untuk menyelamatkan dirinya.

113078009_5

Salah satu transportasi yang menjembatani antara pulau jawa dan sumatera, Kapal Roro. Walaupun jelek begini, hehe..kapal ini mampu mengangkut sekitar 200 kendaraan dan 750 penumpang. Perjalanan ditempuh dengan kapal ini sekitar 2 jam. Apabila puncak arus mudik, menjadi 3 jam.

____________________________________________________________________________________________

KAMPUNG HALAMAN ADI

113078038_1

Keramaian ini terjadi di lapangan merdeka pusat kota pangkalpinang. disini kebetulan lagi ada acara gladi resik untuk acara festival band di malam harinya.meskipun baru acara gladi resik tapi penonton yang datang sudah banyak dan nontonnya diatas kendaraan sendiri.

113078038_2

Pantai ini merupakan salah satu keindahan kampung halamanku. selain pasir pantainya putih juga terdapat banyak bebatuan besar dan juga terdapat bukit yang masih utuh atau belum gundul yang terlihat seperti pada foto ini.

113078038_3

wah ini juga pemandangannya kurang lebih sama seperti foto sebelumnya dimana terdapat bukit, batu-batu besar, hamparan pasir putih ditambah dengan perahu nelayan dan patung pahlawan super tapi lupa lagi pahlawan supernya apa.he..he..


113078038_4

Pantainya sih masih sama seperti sebelumnya,cuma pemandangannya beda. disini yang bisa dilihat yaitu lautan yang luas berwarna hijau, langit biru yang indah dan hempasan ombaknya terus juga anginnya kencang banget.

113078038_5

Meskipun foto ini backgroundnya biasa aja tetapi fotonya gak kalah bagus dengan yang lain,mungkin ini disebabkan karena kehadiran seseorang dalam foto tersebut.beberapa foto ini diambil di pantai tanjung pesona salah satu objek wisata terbaik di bangka.

____________________________________________________________________________________________

SEPUPUNYA DELLA

113088007_1

Foto ini diambil saat lebaran, ini adalah sepupu saya namanya Zahran. Umurnya baru satu tahun setengah. Foto ini dilakukan setelah kami berziarah ke kuburan setelah itu kita saling bersilahturahmi, lalu Zahran pun minta untuk difoto dan ia langsung jongkok.

113088007_2

Foto ini kedua sepupu saya yaitu Haifa dan Zahran. Mereka kakak beradik. Saking lelahnya silahturahmi keluarga, jadinya mereka tiduran di lantai. Lantainya bersih banget. Jadinya mereka asyik tiduran. Mereka asyik bercanda sambil tiduran, sambil ketawa-tawa.

113088007_3

Zahran sedang makan kerupuk mie. Sebelumnya dia makan ketupat dan rujak. Tetapi makan kerupuknya belakangan. Dia suka makan kerupuk mie itu ditambah bumbu dari ketupatnya. Hingga menghabiskan berapa buah kerupuk mie. Sampai bumbunya berlepotan di pipi. Lucu sekaliii…hihihihihi.

113088007_4

Lagi-lagi Zahran, sepupu saya yang satu ini emang exist banget. Liat aja gayanya. Seperti ada bunga di atas kepalanya. Anak satu ini hyperaktif banget. Setiap diajak foto pasti langsung action aja. Padahal umurnya baru satu tahun setengah.

113088007_5

Cewek satu ini juga gak mau kalah dengan adiknya Zahran. Nama lengkapnya yaitu Haifa Humaira Khanza. Biasa dipanggil Haifa atau cipoy. Namanya juga anak-anak seneng banget difoto. Tapi Haifa ini awalnya gak suka difoto.

____________________________________________________________________________________________

SUKA DUKANYA ALIT

113088022_1

Gambar ini diambil ketika saya dan teman-teman kampus berlibur ke batukaras. Tampak beberapa orang sedang bermain-main di tepi pantai, juga ada yang sampai ke tengah laut. Perjalanan ditempuh cukup jauh dan juga lama, namun layak, karena kami bersenang-senang di sana.

113088022_2

Ngamen bersama, gambar ini diambil ketika saya dan teman-teman main ke daerah Punclut. Malam-malam ditemani cuaca daerah bandung yang sejuk, segelas kopi panas, sebatang rokok, nyanyian dengan suara yang pas-pasan, serta obrolan malam antar lelaki. Mantabs.

113088022_3

Gambar ini diambil ketika salah satu saudara saya meninggal, sebelum dilakukannya proses ngaben atau yang dikenal dengan proses pembakaran mayat. Kami semua merasa kehilangan, terlebih lagi saya sendiri, karena ia merupakan adik yang paling dekat dengan saya.

113088022_4

Sebenarnya saya lupa apa yang sedang dilakukan, yang jelas, foto ini diambil ketika chat dengan pacar saya, lalu ia dengan isengnya mengambil foto ini tanpa sepengetahuan saya dan mengirimnya. Ckckckck.

113088022_5

Semakin malam sudah semakin mengantuk, jelas sekali foto ini diambil ketika saya menguap dengan lebarnya, dan pacar saya mengambil waktu yang pas untuk membidik foto. Dan jadilah hasil foto ini. Benar-benar tega.

____________________________________________________________________________________________

LINGKUNGAN SEKITAR DWI

113088035_1

Gotong royong membuat pekerjaan berat pun terasa ringan. Satu orang pekerja usaha foto copy mencoba menurunkan barang dari atas truk, sementara dua orang pekerja yang lainnya, sudah bersiap siaga. Sayang sekali tidak ada pekerja lainnya yang siap membantu jika dibutuhkan.

113088035_2

Persimpangan jalan di sekitar rumah yang merupakan perbatasan antara jalan pasir salam dengan jalan pasir jaya. Plang penunjuk buka praktek dokter tampak tertutupi oleh tingginya rumput dan pohon yang berbunga.

Sawah luas yang letaknya di sekitar perumahan dan biasa dijadikan lahan permainan sepakbola bagi warga setempat tidak lagi kering. Tampak seorang anak berada di tengah-tengah sawah sambil memegangi jaring berisi hasil tangkapannya di sawah.

Taman bunga kecil yang berada di sepanjang jalan batununggal menuju perbatasan tol buah batu. Sekilas nampak tidak jelas maksud dan tujuan adanya bunga merah diantara rumput liar dan bunga kuning kecil, namun cukup untuk membuat seseorang tertarik dan mengabadikan gambarnya.

Area di sekitar rumah yang paling sering digunakan untuk mengambil gambar diri sendiri, karena tingkat cahaya yang relatif bagus diringi dengan latar belakang taman bunga kecil yang cukup mendukung hasil gambar menjadi lebih bagus.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.